dengan terpaksa aq pun bangun dengan mata masih setengah bangun. dan ke kamar Bobby. disitu seperti biasa sudah ada Dita, ceweknya Bobby duduh di sebelah kasur. di depannya ada sesuatu yang besar dan terlihat sangat enak. sebuah lingkaran yang dilapisi krim. ternyata hari ini adalah hari ulang tahunnya Dita. dengan muka ngantuk yang (masih) jelek, aq nyanyi2 lagu ulang tahun buat dia. tapi gak sampe abis.
lagi males.
tanpa berlama2 Dita motong kuenya. aq yang bangun tidur masih belum punya nafsu sama kue itu. soalnya nafsu makanku masih belum ngumpul. tapi, dengan sedikit rayuan yang dilakukan oleh tante Dita, aq pun makan kuenya dengan tambahan bumbu iler kering. kalian harus coba. . . sumpah enak.
awalnyasih rukun2 aja. damai masih mengelilingi dunia ini. sampai si tante Dita memulai ulah kejahilan dengan mengoleskan krim kue kemuka aq sama Bobby. Sial. itulah yang langsung keluar dipikiranku. diantara kami berdua, aq yang kena krim di mukaku paling banyak. aq masih gak punya nafsu buat ngebalas tu tante-senang-ngoles-krim-di-muka-orang. namun ide cemerlangpun muncul dengan meminta memanggil dua korban keberingasan kami. yaitu Mas Adi sama Burhan.
pertama mas Adi yang datang. pertama diem2 aja. tapi senyum setan kami terus terlihat. dengan jurus bergerak secepat kilat, Dita mengoleskan krim ke muka Mas Adi. sempet ada pergulatan antarspesies disini. tapi apa mau dikata. muka Mas Adi pun jadi kue ultah juga.
Burhan pun dateng. tanpa banyak cincong. Burhan ndut juga jadi korban nafsu setannya si Tante. kamipun serentak dan lulus menjadi badut Matos.
0 komentar:
Posting Komentar